Senin, 18 September 2017

Selamat HUT RI ke-72 Bersama POLINDO

"17 Agustus tahun 45, itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka Nusa dan Bangsa. Hari lahirnya bangsa Indonesia.... Merdeka.... Sekali merdeka tetap merdeka. Selama Hayat masih dikandung badan....." Nyanyi bareng Putra putri Polindo ya....

Hampir semua daerah merayakan hari lahir negara kita Indonesia. Putra Putri Polindo pun tidak mau kalah, kami juga merayakan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72. Banyak kegiatan yang kami lakukan sebagai perayaan kemerdekaan RI. Antara lain open musikal tradisional (menggunakan musik Angklung yaitu Patrol), perlombaan (yaitu Balap Karung pakai Helm, Tarik Tambang, Gigit Koin, Paku dalam botol, Bola terong dan lain-lain) dan jalan sehat. Bukan Hanya itu saja, staff Polindo juga tak canggung menampilkan seni musikalnya.
Pembukaan Jalan Sehat

Jalan sehat diiringi dengan musik Patrol
Balap karung

Namun, meski dilakukan hampir setiap tahun, tak banyak masyarakat Indonesia sadar asal mula tradisi perayaan 17 Agustus tersebut. Padahal, beberapa jenis perlombaan sebenarnya punya sejarah dan filosofi tersendiri. Dari mana awal mulanya?

Hingga kini tidak diketahui pasti siapa tokoh pelopor tradisi perlombaan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Yang pasti, perlombaan "17 Agustusan" mulai jamak dilakukan sekitar tahun 1950-an.

Peperangan mempertahankan kemerdekaan kala itu mulai surut. Ibu kota negara yang sempat dipindahkan ke Yogyakarta kembali ke Jakarta.
Masyarakat pun ingin merayakan kemerdekaan yang sangat sulit diraih dan dipertahankan itu. Beragam lomba spontan dilakukan, mulai dari panjat pinang, lomba makan kerupuk, tarik tambang, sampai balap karung.

Ulang tahun Djawa Baroe—tepat saat Jepang datang pada Maret 1942—juga dirayakan dengan lomba-lomba seperti tarik beban berat atau lomba kuda-kuda.
Dalam perjalanannya, perlombaan lalu diadakan untuk merayakan kemerdekaan Indonesia.

Bahkan, presiden pertama Indonesia, Soekarno, kala itu sama antusiasnya dengan masyarakat. Ia mau menandatangani buku untuk dijadikan hadiah lomba.
Karena dilakukan beragam kalangan, sontak perlombaan untuk merayakan kemerdekaan kian masyhur ke seantero negeri. Lomba-lomba itu tetap hadir dan meriah sampai hari ini.

Filosofi
Lomba-lomba tersebut pun sebenarnya memiliki makna mendalam. Balap karung, misalnya, mengingatkan pada perihnya penjajahan, terutama saat zaman Jepang. Pada masa pendudukan Jepang, penduduk Indonesia begitu miskin sampai-sampai tak mampu membeli kebutuhan sandang. Karung goni pun dipakai sebagai gantinya. Lomba makan kerupuk sama pula. Tangan peserta lomba diikat sambil berusaha memakan kerupuk yang menggantung, menggambarkan kesulitan pangan pada masa penjajahan.

Nah, tarik tambang juga menyimpan filosofi tersendiri. Lomba ini bukan hanya adu kekuatan. Tanpa tim yang kompak, kemenangan sulit diraih. Tarik tambang mengajarkan tentang gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas.
Tarik Tambang
Serangkaian kegiatan perayaan 17 Agustus di Polindo
Bagaimana dengan lomba panjat pinang? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, lomba ini biasa dilakukan sejak masa pendudukan Belanda. Dulu, panjat pinang digelar sebagai hiburan saat perayaan-perayaan penting orang Belanda di bumi Indonesia, pesta pernikahan, misalnya. Kala itu juga penduduk pribumi berlomba-lomba mendapatkan hadiah yang digantungkan di puncak pohon pinang.

Lestarikan
Di Hari Kemerdekaan Indonesia, banyak daerah, termasuk Surabaya masih mengadakan perlombaan sama. Namun, lahan kosong di Ibu Kota makin sulit ditemui sehingga lomba yang dilakukan kian terbatas.
Tak jarang, beberapa daerah tak jadi merayakan karena keterbatasan lahan. Padahal, perlombaan tersebut sudah jadi bagian tradisi dan "identitas" Indonesia.

Tidak kalah meriah antusias para civitas Politeknik Indonesia juga ikut meramaikan lomba-lomba agustusan di tahun 2017 ini dengan antusias di semua perlombaan yang disediakan.

Testimoni Peserta Didik

Ananda Fadiah Khairina
"saya mendapatlkan materi yang tidak pernah saya dapatkan selama ini, materinya sangat bermanfaat di tempat kerja, saya merasa nyaman dan puas, Terimakasih POLINDO"
(D3 Bahasa Iggris Universitas Airlangga)

Almira Nanda Rizky Yani
"saya sangat puas belajar d POLINDO karena instrukturya sangat kompeten, pelayanan ramah, dan sarananya sangat menunjang, terimakasih POLINDO"
(S1 Administrasi Bisnis, Universitas Brawijaya)

Eka Oktaviana R
"di POLINDO kita banyak mendapatkan materi keahlian dan tips-tips memasuki dunia kerja, hal ini sangat membantu saya dalam meraih cita2 yang saya impikan, Terimakasih POLINDO"
(S1 Sains ITS)


Laila Novieka
"Terimakasih kpd pengajar karena ilmu yg diberikan sangat bermanfaat di dunia kerja, dan trimaksih kepada staff Polindo serta fasilitas yg diberikan sangat nyaman"
(S1 Pendidikan kimia Universitas Negeri Surabaya)


Mirza Devara
"Pembelajarannya di luar ekspektasi saya, materi yg diberikan bagus dan membuat saya jadi lebih percaya diri dalam mencari kerja"
(S1 Sains, Universitas Jember)


Ani Suryanti
"saya merasa mendapatkan keluarga baru, instrukturnya sangat berkompeten dan berkomitmen , Semoga POLINDO semakin sukses"
(S1 Hukum Universitas Wijaya Kusuma)


Dimas Widjonarko
"Ilmunya sangat bermanfaat, dosennya juga berkompeten, berkomitmen, dapat dijadikan tempat bagi yang ingin sukses, sukses untuk POLINDO"
(S1 Administrasi Rumah sakit STIKES Dr Soetomo)


Dwiki Yuniarti
"Saya mendapat ilmu Adminitrasi perkantoran yg bisa menunjang saya untuk bekerja, Terimakasih POLINDO"
(S1 Ilmu Sosial UPN)


Endang Kusumawati
"menyediakan fasilitas yg baik, prasarana yg mendukung setiap kegiatan, cepat tanggap dalam setiap masalah atau kendala selama pelatihan berlangsung"
(S1 Teknik Industri ITATS)


Ibnu Stiki Prasetya
"mendapatkan ilmu baru yg sangat bermanfaat dalam menghadapi dunia kerjayg semakin kompetitif, dan alhamdulillah kita sekelas lancar menegrjakan uji kom dan kita semua dinyatakan kompeten, terimakasih POLINDO"
( S1 Manajemen STIESIA)


Ike Yasnaullina Mustofifa
"Banyak ilmu baru yg saya dapatkan dan sangat berguna untuk menambah skill saya, dengan fasilitas yg sangat memadai dan pengajar yg sangat berkompeten, jaya POLINDO"
(S1 Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel)


Ananda Fadiah Khairina
"Saya mendapatkan pengetahuan dan informasi baru tentang dunia administrasi perkantoran yg sangat bermanfaat bagi saya, pelayanan yg diberikan oleh staff Polindo dan para pengajar juga sangat memuaskan, SUKSES UNTUK POLINDO"
(D3 Bahasa Iggris Universitas Airlangga)



Personal Development

Profile POLINDO

TESTIMONI

UJIKOM

UJIKOM

Bursa Kerja

Google Map POLINDO

You Must Know

16 Alasan Mengapa Memilih POLINDO Internasional

Didukung oleh mitra bisnis POLINDO Internasional dari dunia Industri & usaha, lebih dari 10.000  perusahaan Nasional, Multinasional ...

Popular Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Total Pageviews

Copyright © POLINDO INTERNASIONAL | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | by NewBloggerThemes.com