Rabu, 25 Mei 2016

Psikotest VS Skill

Ini dia dilemma para jobseeker, merasa mempunyai kemampuan tapi selalu gagal di psikotest. Intinya psikotest dan interview adalah cara menyeimbangkan skill dengan personality, perusahaan akan mencari karyawan yang punya skill plus kesamaan pandangan atau attitude. Tapi yang menjadi penilaian  besar bukan pada skill namun lebih pada personality. Skill bisa dilatih melalui training tapi personality dan attitude sulit disesuaikan bahkan dirubah.

Psikotest di negara Indonesia memang begitu adanya, lebih mementingkan personality dari pada kapabilitas. Lain halnya di Negara maju macam Amrik dan eropa, skill is number one meanwhile attitude and personality second event third. Yang penting lo bisa menghasilkan buat perusahaan, mau galak, judes atau pendiem nggak masalah.

Jadi jangan heran kalau di kantor suka nemu orang yang nggak produktif bahkan nggak capable tapi tetap di gaji. Bahkan karyawan yang nggak produktif dan capable namun luwes bisa dapet promosi.  Sebaliknya kalau kalian pernah kerja di perusahaan asing, sering banget nemu karyawan yang skillfull tapi attitudenya amburadul, suka mabok, nggak pernah nyapa, individualisme.

Beda budaya, beda pula psikotestnya.   

Jadi masuk universitas bergengsi menjamin dapet kerja? Atau menjamin masa depan? Gue bilang sekarang bukan jamannya seperti itu. HRD udah nggak lihat kamu dari mana! Prestise universitas negeri bahkan Universitas Indonesia sekalipun sama sekali nggak berpengaruh, semenjak banyak universitas negeri ternama yang kian tidak menjadi eklusif dengan banyak menampung mahasiswa non SPMB (jangan bilang namanya udah berubah?) dengan jalur khusus, kelas favorite atau apalah.

Satu-satunya harapan adalah ikatan alumni yang biasanya masih fanatic untuk menerima jobseekers dari almamaternya. Contohnya adalah ITB yang ikatan almamaternya sangat kuat dan sangat berpengaruh, nama besar ITB masih amat menyilaukan banyak perusahaan untuk merekrut lulusannya. Semua orang tahu masuk ITB sulit bahkan ikut jalur khususnya yang kudu nyelipin duit puluhan juta saja bukan jaminan, karena tesnya sama sulitnya dengan SPMB (masihkah namanya ini?) Sementara universitas lain jalur khususnya cincai selama mampu menyanggupi, ya masuklah.

0 komentar:

Posting Komentar

Testimoni Peserta Didik

Ananda Fadiah Khairina
"saya mendapatlkan materi yang tidak pernah saya dapatkan selama ini, materinya sangat bermanfaat di tempat kerja, saya merasa nyaman dan puas, Terimakasih POLINDO"
(D3 Bahasa Iggris Universitas Airlangga)

Almira Nanda Rizky Yani
"saya sangat puas belajar d POLINDO karena instrukturya sangat kompeten, pelayanan ramah, dan sarananya sangat menunjang, terimakasih POLINDO"
(S1 Administrasi Bisnis, Universitas Brawijaya)

Eka Oktaviana R
"di POLINDO kita banyak mendapatkan materi keahlian dan tips-tips memasuki dunia kerja, hal ini sangat membantu saya dalam meraih cita2 yang saya impikan, Terimakasih POLINDO"
(S1 Sains ITS)


Laila Novieka
"Terimakasih kpd pengajar karena ilmu yg diberikan sangat bermanfaat di dunia kerja, dan trimaksih kepada staff Polindo serta fasilitas yg diberikan sangat nyaman"
(S1 Pendidikan kimia Universitas Negeri Surabaya)


Mirza Devara
"Pembelajarannya di luar ekspektasi saya, materi yg diberikan bagus dan membuat saya jadi lebih percaya diri dalam mencari kerja"
(S1 Sains, Universitas Jember)


Ani Suryanti
"saya merasa mendapatkan keluarga baru, instrukturnya sangat berkompeten dan berkomitmen , Semoga POLINDO semakin sukses"
(S1 Hukum Universitas Wijaya Kusuma)


Dimas Widjonarko
"Ilmunya sangat bermanfaat, dosennya juga berkompeten, berkomitmen, dapat dijadikan tempat bagi yang ingin sukses, sukses untuk POLINDO"
(S1 Administrasi Rumah sakit STIKES Dr Soetomo)


Dwiki Yuniarti
"Saya mendapat ilmu Adminitrasi perkantoran yg bisa menunjang saya untuk bekerja, Terimakasih POLINDO"
(S1 Ilmu Sosial UPN)


Endang Kusumawati
"menyediakan fasilitas yg baik, prasarana yg mendukung setiap kegiatan, cepat tanggap dalam setiap masalah atau kendala selama pelatihan berlangsung"
(S1 Teknik Industri ITATS)


Ibnu Stiki Prasetya
"mendapatkan ilmu baru yg sangat bermanfaat dalam menghadapi dunia kerjayg semakin kompetitif, dan alhamdulillah kita sekelas lancar menegrjakan uji kom dan kita semua dinyatakan kompeten, terimakasih POLINDO"
( S1 Manajemen STIESIA)


Ike Yasnaullina Mustofifa
"Banyak ilmu baru yg saya dapatkan dan sangat berguna untuk menambah skill saya, dengan fasilitas yg sangat memadai dan pengajar yg sangat berkompeten, jaya POLINDO"
(S1 Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel)


Ananda Fadiah Khairina
"Saya mendapatkan pengetahuan dan informasi baru tentang dunia administrasi perkantoran yg sangat bermanfaat bagi saya, pelayanan yg diberikan oleh staff Polindo dan para pengajar juga sangat memuaskan, SUKSES UNTUK POLINDO"
(D3 Bahasa Iggris Universitas Airlangga)



Personal Development

Profile POLINDO

TESTIMONI

UJIKOM

UJIKOM

Bursa Kerja

Google Map POLINDO

You Must Know

16 Alasan Mengapa Memilih POLINDO Internasional

Didukung oleh mitra bisnis POLINDO Internasional dari dunia Industri & usaha, lebih dari 10.000  perusahaan Nasional, Multinasional ...

Popular Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Total Pageviews

Copyright © POLINDO | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | by NewBloggerThemes.com